-
Tentukan ide dan tujuan
Sebelum membuka alat AI, jawab tiga pertanyaan: artikel ini untuk siapa, masalah apa yang ingin diselesaikan, dan apa yang harus dilakukan pembaca setelah membaca. Jawaban ini jadi "kompas" untuk semua prompt berikutnya.
-
Susun outline bersama AI
Minta AI membuat 2–3 alternatif kerangka, lalu gabungkan bagian terbaiknya. Pastikan setiap subjudul menjawab satu pertanyaan pembaca dan urutannya mengalir dari dasar ke lanjutan. Mau cepat? Pakai Article Starter di bawah.
-
Tulis draf per bagian
Jangan minta satu artikel utuh sekaligus. Minta AI menulis per subjudul dengan konteks yang jelas: target pembaca, gaya bahasa, dan poin wajib. Kamu jadi lebih mudah mengontrol kedalaman tiap bagian.
-
Sunting dan tambahkan sentuhan manusia
Draf AI adalah bahan mentah. Cek ulang fakta, ganti contoh umum dengan contoh yang dekat dengan pembacamu, pangkas kalimat bertele-tele, dan tambahkan sudut pandang atau pengalamanmu sendiri.
-
Optimasi sebelum publikasi
Rapikan judul, meta description, struktur heading, tautan internal, dan teks alt gambar. Checklist lengkapnya ada di bagian Optimasi SEO.
Ingat: AI paling efektif diperlakukan sebagai asisten, bukan pengganti penulis. Kamu yang menentukan arah, memastikan akurasi, dan memberi nilai tambah.
